Bali – PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah menghadiri International Fora for Kredit Program Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Nusa Dua, Bali, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Internasionalisasi Kredit Program (IKP) 2026 yang membahas pengembangan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peran kredit program dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Askrindo Syariah diwakili oleh Direktur Pemasaran Achmad Rizali dan Kepala Divisi Pemasaran Irwan Herdiansyah. Kehadiran keduanya mencerminkan partisipasi perusahaan dalam forum yang mempertemukan pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan program pembiayaan pemerintah, termasuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha UMKM.
International Fora for Kredit Program Pemerintah 2026 merupakan bagian dari rangkaian IKP 2026 yang mencakup Festival Kredit Program Pemerintah (FKPP) dengan tema Empowering MSMEs Through Innovative and Sustainable Financing serta konferensi internasional bertajuk Credit Programs for Economic Development: Global Experiences and Indonesia’s Journey. Kedua agenda tersebut mengangkat pembahasan mengenai inovasi pembiayaan, keberlanjutan usaha, serta pengalaman berbagai negara dalam mengembangkan program kredit untuk mendukung pembangunan ekonomi.
Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman mengenai pelaksanaan kredit program, sekaligus membahas peluang penguatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Pembahasan tersebut relevan dengan upaya memperluas dukungan terhadap sektor usaha produktif yang memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Keikutsertaan Askrindo Syariah dalam forum tersebut sejalan dengan peran perusahaan sebagai penyedia jasa penjaminan berbasis syariah yang mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Melalui partisipasi dalam agenda ini, Askrindo Syariah dapat mengikuti perkembangan kebijakan dan arah pengembangan kredit program pemerintah, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai peluang sinergi antara industri penjaminan dan program pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.