Lhokseumawe – PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana di Regional IV Provinsi Aceh yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI di Harun Mart, Lhokseumawe, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM terdampak bencana di enam kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Askrindo Syariah diwakili oleh Kepala Cabang Aceh, Saiful Arman. Kehadiran perusahaan merupakan bentuk partisipasi dalam kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat yang terdampak bencana agar dapat kembali menjalankan kegiatan ekonomi dan mempertahankan keberlangsungan usahanya.
Program yang dilaksanakan melalui Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 18 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026. Kegiatan ini mencakup wilayah Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Bireuen, dengan total 776 pelaku UMKM sebagai peserta.
Peningkatan kapasitas wirausaha dalam program tersebut difokuskan pada tiga aspek utama, yakni peningkatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, dan perluasan akses pembiayaan. Ketiga aspek ini diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memulihkan aktivitas usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemampuan menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha setelah bencana.
Partisipasi Askrindo Syariah dalam kegiatan ini sejalan dengan peran perusahaan di bidang penjaminan berbasis syariah, khususnya dalam mendukung akses pembiayaan bagi sektor usaha produktif. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri jasa keuangan diharapkan dapat memperkuat proses pemulihan UMKM sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana di Aceh.