BANDUNG BARAT — PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah berkolaborasi dengan Laznas LMI Jakarta telah meresmikan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility Askrindo Syariah dalam mendukung pemenuhan akses air bersih bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan air bersih bagi sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah seluas 458,5 hektare. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memberikan akses air yang lebih memadai sekaligus mendukung aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat.
Peresmian tersebut dihadiri Kepala Sekretaris Perusahaan dan Hukum Askrindo Syariah Catur Heru Putranto dan Regional Manager Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Jakarta, Kepala Desa Karanganyar Asep Suherman serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Catur Heru Putranto menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat akan akses air bersih yang berkelanjutan. Karena itu, Askrindo Syariah berupaya menghadirkan bantuan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar.
Yang kami lihat adalah kebutuhan masyarakat terhadap air bersih. Karena itu, kami berharap sumur bor ini bukan hanya menjadi fasilitas yang dibangun, tetapi benar-benar bisa digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan, ujar Catur saat ditemui dalam peresmian sumur bor di Bandung Barat.
Catur menilai, dukungan terhadap penyediaan sarana air menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah penerima manfaat. Menurutnya, kegiatan sosial tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang diberikan setelah program selesai.
Peresmian sumur bor tersebut juga menjadi momentum bagi Askrindo Syariah dan LMI untuk memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan sosial. Kehadiran tokoh masyarakat diharapkan dapat mendukung pemanfaatan fasilitas sekaligus menjaga keberlangsungan sarana air yang telah tersedia.
Peresmian ini sekaligus menjadi tanda bahwa proses pembangunan sumur bor di Kelurahan Karanganyar telah selesai dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Askrindo Syariah berharap fasilitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Askrindo Syariah didirikan pada akhir 2012 dan merupakan perusahaan penjaminan pembiayaan berbasis syariah pertama di Indonesia. Mayoritas saham perusahaan dimiliki PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Sejak 31 Maret 2020, Askrindo menjadi bagian dari holding BUMN asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).
Saat ini, Askrindo Syariah memiliki 41 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Perusahaan juga memperkuat layanan melalui transformasi digital dengan menerapkan host to host, Online System Application (OSA), dan mobile application (MAASya).