Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk transisi energi dan tuntutan bisnis berkelanjutan, Askrindo Syariah menunjukkan keseriusannya dengan berpartisipasi aktif dalam workshop bertajuk Penerapan ESG di Ekosistem IFG yang digelar secara virtual, Jumat (13/3/2026). Keikutsertaan perusahaan pelat merah di bawah holding BUMN asuransi dan penjaminan ini menjadi sinyal kuat bahwa prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) bukan sekadar tren global, melainkan kebutuhan operasional yang mulai diintegrasikan ke dalam lini bisnis syariah.
Workshop yang digagas oleh Indonesia Financial Group (IFG) ini berlangsung interaktif, menghadirkan para pakar keberlanjutan serta jajaran direksi dari berbagai entitas anak usaha. Dalam diskusi virtual tersebut, Askrindo Syariah menyadari pentingnya adaptasi ESG yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Askrindo Syariah menekankan bahwa prinsip kehati-hatian dalam penjaminan syariah memiliki keselarasan dengan aspek sosial dan tata kelola yang baik dalam kerangka ESG. Momen ini dimanfaatkan untuk menggali wawasan baru mengenai mitigasi risiko iklim dan bagaimana produk-produk syariah dapat menjawab tantangan lingkungan ke depan.
Askrindo Syariah akan mampu mempercepat transformasi internal menuju bisnis yang lebih hijau dan inklusif. Dengan berbagi praktik terbaik bersama ekosistem IFG, perusahaan optimistis dapat merumuskan langkah konkret dalam menerapkan ESG tanpa meninggalkan prinsip utama bisnis syariah. Ke depan, langkah ini akan menjadi fondasi bagi Askrindo Syariah untuk tak hanya tumbuh secara finansial, tetapi juga berkontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kemaslahatan umat.