Loading...

Askrindo Syariah Mendukung Program Literasi Keuangan Syariah Tahun 2020

13 Januari 2020
Askrindo Syariah Mendukung Program Literasi Keuangan Syariah Tahun 2020

(Jakarta) Pembangunan industri jasa keuangan memerlukan literasi yang baik guna mencapai pemahaman yang jelas kepada masyarakat. Sebagaiman dalam survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2019. Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 38,03% dan indeks inklusi keuangan masyarakat adalah 76,19%. Dari nilai tersebut dapat tergambar bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami produk dan layanan jasa keuangan. Oleh karenanya perlu kerjasama semua stakholder dan industri jasa keuangan untuk kegiatan literasi keuangan di tahun 2020. Industri jasa keuangan termasuk konvensional dan syariah.

Askrindo Syariah sebagai perusahaan keuangan di bidang penjaminan berbasis syariah, mendukung program literasi keuangan tahun 2020 dengan tema prioritas “Produk Keuangan Syariah Sama Bagusnya, Sama Lengkapnya dan Lebih Adil”.

Tema tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : Produk Keuangan Syariah meliputi seluruh produk dan layanan jasa keuangan yang disediakan oleh lembaga keuangan syariah, yaitu perbankan syariah, pembiayaan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, dana pensiun syariah, pegadaian syariah. Sama Bagusnya produk dan layanan jasa keuangan syariah memiliki fitur/karakteristik serta manfaat yang baik dengan tetap memperhatikan aspek-aspek syariah. Sama Lengkapnya industri jasa keuangan syariah menyediakan seluruh produk dan layanan jasa keuangan yang dibutuhkan oleh masyarakat tanpa mengenal golongan/kelompok. Lebih Adil sistem transakasi yang diterapkan oleh industri jasa keuangan syariah mengacu pada azas keadilan, yaitu sistem bagi hasal (profit sharing).

Sasaran prioritas kegiatan literasi keuangan tahun 2020, berdasarkan SNLKI yang telah direvisi tahun 2017 dan mengacu pada SNLKI tahun 2019 maka terdapat 10 sasaran kegiatan literasi dan inklusi keuangan lebih ditekankan kepada 3 segmen sasaran sebagai berikut : UMKM, Perempuan dan Ibu Rumah Tangga serta Petani/Nelayan.

Sub tema (per sektor) disesuaikan oleh masing-masing PUJK yang mngacu hasil SNLIK 2019, khsususnya sektor-sektor industri keuangan yang tingkat literasi maupun inklusinya di bawah rata-rata nasional.

Share this article

Berita Terkait

14 Juli 2026
Berita
Askrindo Syariah Hadiri RGS 2026 Dorong Penguatan Tata Kelola Sektor Jasa Keuangan
Jakarta - PT Askrindo Syariah menghadiri Risk and Governance Summit (RGS) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Birawa Assembly Hall, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ...
10 Juli 2026
Berita
Askrindo Syariah Ikuti Seminar Nasional tentang Kepatuhan Ketenagakerjaan & Mitigasi Risiko Hukum
Jakarta — Askrindo Syariah mengikuti Seminar Nasional bertema Kepatuhan Ketenagakerjaan Korporasi dan Pengupahan dalam Mitigasi Risiko Hukum, Perselisihan Hubungan Industrial dan Sanksi ...
10 Juli 2026
Berita
Askrindo Syariah Salurkan Bantuan UMKM Melalui Program UMKM Baik
Jakarta - Askrindo Syariah menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Askrindo Syariah dalam peluncuran Program UMKM Baik yang ...
10 Juli 2026
Berita
Askrindo Syariah Gelar Tausiah Jumat Rutin Juli 2026
Jakarta, 10 Juli 2026 – Askrindo Syariah kembali menggelar kegiatan Tausiah Jumat Rutin yang dilaksanakan secara hybrid dan luring di Kantor Pusat Askrindo Syariah, Jumat (10/7). Kegiatan ...